Bisnis MLM sudah terkenal dan membooming di tanah air kita selama kurang lebih satu dekade belakangan ini. Bahkan diperkirakan bisnis MLM sudah ada sejak tahun 80-an. Namun begitu antusias masyarakat terhadap bisnis MLM terus meningkat. Kepopuleran Bisnis MLM semakin meningkat apalagi pihak perusahaan empunya Bisnis MLM terus berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan jumlah produk-produk mereka yang merupakan sebagai bagian dari strategi marketing pemasaran.

Melalui artikel ini, akan kami ulas mengenai kebohongan dalam bisnis MLM. Namun, ini hanyalah analisa pribadi yang mungkin berbeda pemikiran dengan Anda. Akan tetapi, diharapkan uraian ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan sebelum mengambil langkah untuk bergabung dalam bisnis MLM.

Beberapa kebohongan dalam bisnis MLM antara lain:

1. Bisnis MLM memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang besar dari bisnis lainnya.

Hal ini tidaklah sepenuhnya benar. Karena pada kenyataannya peluang orang untuk mendapatkan penghasilan besar hingga pasive income seumur hidup dari bisnis MLM ini sangat lah kecil.
Contoh: Anda memerlukan 100 orang downline agar bisa sukses di bisnis MLM. Maka ke 100 orang downline Anda pun juga harus mencari masing-masing 100 orang lagi sebagai downline-downlinenya mereka. Begitu seterusnya hingga Anda harus mendapatkan total keseluruhan 10 ribu downline agar mendapatkan pasive income. Tentu hal ini tidak lah mudah. Pada prakteknya untuk mendapatkan 1 downline saja sampai terjadi proses pembelian produk oleh downline tidaklah semudah yang kita angan-angankan. Makanya banyak para pemula bisnis MLM yang berujung pada kegagalan padahal sudah mengeluarkan biaya yang begitu banyak. Perlu perjuangan dan kesabaran ekstra untuk itu.
Bukan itu saja, banyak juga perusahaan-perusahaan bisnis MLM yg gulung tikar karena bisnis MLM nya tidak jalan efektif. Bahkan diantara sekian banyak perusahaan Bisnis MLM, hanya 1% an saja yang berhasil menerapkan strategi pemasaran bisnis MLM ini.

2. System pemasaran Bisnis MLM melalui jaringan diklaim adalah cara terbaru yang paling efektif memperkenalkan produk ke pasar.

Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena praktek kenyataanya bisnis MLM mengharuskan Anda menjual produk secara retail kepada konsumen atau calon downline. Ini sama saja dengan system door to door. Tentulah tekhnik pemasaran bisnis MLM cara ini adalah tekhnik yang sudah kuno dan usang ketinggalan zaman. Di sisi lain, harga produk dari bisnis MLM sangat tinggi/mahal sekali dibandingkan dengan produk sejenis yang dijual bebas di pasar dengan kualitas dan fungsi yg sama walau merk berbeda. Tentunya konsumen maupun calon downline akan berpikir dua kali untuk membeli produk apalagi bergabung di bisnis MLM tersebut.
Ini membuktikan bahwa bisnis MLM tidak menggunakan cara yang efektif.

3. Bisnis MLM akan mendominasi system pemasaran untuk segala macam produk di dunia.

Ini adalah teori bisnis MLM yang sangat jauh dari kenyataan. Faktanya bisnis MLM tidak mampu bersaing dengan tekhnik strategi pemasaran lainnya. Berapa banyak perusahaan-perusahaan bisnis MLM yang silih berganti stagnan bahkan berujung gulung tikar. Muncul satu bisnis MLM kemudian bangkrut, muncul lagi satu bangkrut lagi, muncul lagi bisnis mlm yang lain kemudian bangkrut lagi. Karena mereka tidak mampu memberikan penghasilan kepada membernya sesuai janji-janji manis bisnis MLM tersebut. Bahkan perusahaan-perusahaan bisnis MLM hanya menerima 1% kauntungan dari system bisnis MLM, itupun hanya melalui biaya pendaftaran para member baru.

4. Bisnis MLM dikembangkan dengan unsur-unsur kegiatan kerohanian.

Banyak juga bisnis MLM yang berjalan dengan memanfaatkan kegiatan kerohanian, komunitas keagamaan, bahkan memakai istilah-istilah keagamaan tertentu. Tentunya, strategi marketing bisnis MLM tipe ini, ingin menyasar pengikut agama tertentu untuk bergabung menjadi member di bisnis MLM ini.
Sebenarnya ini hanyalah sekedar trik strategi merketing pemasaran dari bisnis MLM. Karena yang namanya bisnis MLM ya selamanya tetaplah bisnis MLM, Multi Level Marketing, bisnis jaringan berjenjang, bisnis skema piramida.

Sampai disini ulasan saya mengenai kebohongan bisnis MLM, semoga artikel ini dapat membantu Anda selektif memilih bisnis MLM terutama bisnis MLM yang menghumbar-humbar janji manis yang hanya isapan jempol belaka.

Namun, Kami tidak mengatakan kalo semua bisnis MLM itu bohong, tetapi ada baiknya Anda selektif dan berhati-hati dalam memilih bisnis MLM yang benar-benar memberikan apa yang mereka janjikan kepada Anda.